Minggu, 08 Mei 2016

Perpisahan Ini

Kemaren (Sabtu, 9 Mei 2016 eh maksudnya 7 Mei) kami mengadakan Perpisahan yang bertepatan dengan Pengumuman Kelulusan, semua siswa-siswi di sekolah kami lulus 100,1% seperti yang dikatakan Epri, entah darimana koma satunya. Acara perpisahan bisa dikatakan sukses, sebelum diceritain gimana acara perpisahannya alangkah lebih baiknya jika kita mulai dari persiapan. Yo baca dibawah.

PERSIAPAN
Persiapan yang mepet dalam waktu 2 minggu membuat kami pusing 8 keliling. Berawal dari Rapat meja kotak di Circle Cafe yang dihadiri oleh Epafras Meihaga, Erin Nove Natia yaitu pacarku sendiri, Edbert Savalas Ragoza dan Grenfiki Yongki Nugraha (yang lain huruf awalannya E semua). Hasil rapat pembentukan panitia, dana, pakaian, tempat & waktu. Dilanjutkan dengan Rapat bersama kelas XII yang hadir seadanya serta OSIS dan didampingi oleh Bu Elsie, SE. Dan gue jadi Sekretaris (lagi) sebenarnya males aku orangnya gak teliti cetak undangan aja salah harinya. Hasil rapat meja kotak yang kami sampaikan di rapat bersama cuma satu yang tidak disetujui yaitu waktu pelaksanaan dari sore-malam. Perpisahan kali ini agak beda dulu kaum putri pakai kebaya kini memakai dress walaupun kami kaum putra lebih setuju mereka tidak usah memakai busana saja eh. Dulu di GPU Tampung Penyang kini di GPU Damang Batu, perbedaannya Damang Batu lebih luas kira-kira 5x5 meter (pantesan nilai mtk gue anjlok).

Satu minggu sebelum pelaksanaan, Epafras Meihaga sebagai ketua dan Aku serta ditemani dari Seksi Acara dan Perlengkapan yaitu Epri Josep & Dwiki Aditya pergi ke ibukota Provinsi yaitu kota cantik Palangkaraya untuk membeli perlengkapan perpisahan. Seperti spanduk, plakat, celana dalam baru, terong, mentimun dan lain-lain. Perjalanan dari daerah kami sampai sana memakan waktu 2,5 jam (kalau kecepatan sedang biasanya 4 jam). Sesampainya disana aku sama Haga mendesain spanduk dan buku tahunan, l mayan lama sih selesainya jam 6 lewat. Sesudahnya kami langsung OTW percetakan ternyata tutup, yaudah kami jalan-jalan aja. Skip. Setelah semua perlengkapan selesai, Aku dan Haga pulang kembali ke Kuala Kurun. Kami berangkat jam 5 sore dan sampainya jam setengah 9, kali ini perjalanan cukup lama karena malam hari jalanan gelap tidak adanya lampu jalan jadi harus berhati-hati supaya tidak menabrak lobang. Perjalanan kali ini kerasa capek banget, apalagi sambil megang spanduk dua biji.

Esoknya rapat final, menetapkan keputusan di rapat sebelumnya serta sedikit tambahan. Busana yang dipakai kelas X-XI karena hari Sabtu dan jamnya jam belajar mengajar jadi memakai baju pramuka. Kelas XII masuk secara berpasangan, berpasangannya siswa dengan siswa tidak boleh dengan guru. Mulai dari hari kamis, dekorasi lokasi tempat acara yaitu GPU Damang Batu dan pada hari yang sama tetangga lagi dekorasi rumahnya.

ACARA PERPISAHAN
Gue bingung ceritain waktu acaranya, gabisa disampaikan satu-satu cuma bagian yang menurutku penting aja. Jam 8.30 diriku mulai berangkat menaiki CBR150R old keluaran 2010 mengenakan setelan jas dan tidak lupa memakai kacamata serta memikul tas yang berisikan plakat serta kado untuk Kepala Sekolah dan Ibu Wali Kelas. Ketika jarum jam digital pendek menunjuk angka 9 dan jarum panjang menunjuk angka 3 (jam digital ada jarumnya ya?) kami berkumpul di depan pintu masuk gedung, ini sebenarnya perkelas tapi pacar gue manggil biar gandengin dia, oke sayang kuturutin, lagian gamasalah menurutku. Waktu berjalan di red carpet rasanya kek artis aja gitu. Skip. Gue masuk nominasi Kaka terkonyol & terkocak tapi yang milih 23 orang doang, syukurlah berarti gue gak konyol2 amat dan kelas XII IPA 2 menjadi Kelas Terkompak sebagai ketua kelas gue maju mewakili kelas untuk ambil hadiahnya. Semua acara berjalan dengan lancar, pacar gue mewakili kelas XII untuk pidato dan dia peringkat ke 3 untuk IPA dan juga Kaka paling berprestasi, bangga sama kamu rin (namanya Rina eh itu selingkuhan, maksudnya Erin). Setelah selesai semuanya, kami sibuk, SIBUK foto-foto. Ini nih kumpulan fotonya


EH BUKAN #SALAHUPLOAD

Nih yang beneran



  
 
 




2 komentar:

  1. Ada orang yang sange. CBR150R-nya gw berani beli sejuta boss

    BalasHapus