Selasa, 08 November 2016

Aku Maba

Aku maba, mahasiswa bahlul baru. Aku yang dulunya siswa sekarang telah menjadi maha-siswa, ada tambahan maha di depannya. Seperti ulat yang telah berubah menjadi kupu-kupu, seperti itu pula persahabatan bagai kepompongku dengan si Kayla (Kayla merupakan nama dari guling baruku hehehe). Sebenarnya aku bingung nih mau mulai darimana.

Oke, kita mulai dari bagaimana rasanya hidup tempat baru ini. Awalnya aku "bertahan hidup" di sebuah kost, kost yang penuh misteri, penuh dengan berbagai macam spesies mahluk hidup maupun mahluk halus. Bayangkan teman, ketika lagi mandi tiba-tiba muncul ikan lele, ketika lagi berdiskusi tiba-tiba datang seekor kaki seribu, ketika lagi santai muncul segerombolan singa! Tapi semua itu kuhadapi dengan gagah berani. Awal-awal hidup di kost aku sering masak sendiri, masakan yang spesial, yaitu telor dadar kalo gak telor dadar ya mie + telor rebus. Makan yang itu-itu terus membuatku bosan dan aku memutuskan untuk memakan ulat kaki seribu yang sering mondar-mandir di kost.

Ketika gak tinggal dari orang tua lagi rasanya uang itu sangat berharga, perbedaan yang sangat mencolok ketika ..

Dulu
Mba kasir : kembaliannya 50rb ya mas
Saya : sumbangkan aja mba

Sekarang
Mba kasir : Kembaliannya seribu seratus rupiah, seratus rupiahnya mau disumbangkan?
Saya : nggak!!!!

Dulu aku sok kaya banget ya.

Dan yang pasti menjadi seorang maba, rambut yang dulunya kaya mie goreng kini menjadi plontos kaya deodoran, membuat penampilan menjadi lebih sylish sering memakai topi ataupun kupluk serta berbagai macam pelindung kepala lainnya seperti helm (pake helm walo jalan kaki). Berbagai macam kegiatan berlabel wajib bagi maba sudah kulewati seperti OMBA, Proteksi, COR, Kunjungan Kasih & Bakti Sosial (kegiatan PSAK yang merupakan salah satu UKM FT UPR)

Aku sekarang menjadi mahasiswa di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UPR. Dimana jarang sekali terdapat cewek cantik, awal masuk kuliah cek kiri kanan gaada yang cantik-cantik nan anggun (dari sini aku rasa aku salah jurusan) eh emang ente kuliah mau liat cewek aja ya? wkwoakowkwoak.

Dulu pikirku menjadi mahasiswa itu enak, gak perlu bangun pagi-pagi, bisa gondrong, pulangnya cepet. Iya bisa bangun pagi-pagi tapi tidurnya bisa jam berapa, tidur jam 9 itu kurang ajar ya walaupun gaada tugas, ga ngapa-ngapain, tidur pokoknya harus lebih dari jam 11 malam, biar apa? biar keren!!!. Selesai kuliah biasanya mampir ke tempat temen atau cari makan atau nangkring gajelas atau GAMAU PULANG MAUNYA DIGOYANG. Ya ya.

Menjadi mahasiswa kini aku mengalami revolusi mental. Dulu ketika mampir ke tempat temen di tawarin makan sok sok nolak "aduh em gausah aja hehe" sekarang "oke lapar nih" bahkan mandi tidur pun bisa dirumah temen selama berminggu-minggu hehe. Dulu kalau makan dimasakin mamah sekarang dimasakin mas mas warung makan ar rohman (lah!?). Dulu mandi pagi-pagi sekarang mandi siang-siang. Dulu segenggam emas kau pinang aku. Dulu aku bersamamu sekarang kau bersama dia :') (semakin ke sini semakin ga nyambung).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar